GOMBAK: Bekerja lebih 12 jam sehari, tidak dibenarkan keluar dan tiada gaji selama empat bulan bekerja.
Itulah nasib malang yang dipercayai dialami dua pekerja asing warga Indonesia dan Myanmar, yang disyaki dieksploitasi sebagai buruh paksa oleh majikannya yang mengusahakan premis memproses bahan plastik terpakai dari China.





