DUA tahun lalu saya pernah menjadi antara yang ‘terperangkap’ dalam kalangan peminat sebuah kumpulan rok alternatif dari Jakarta yang begitu bersemangat berteriak, melaungkan kata-kata kritik sosial sambil menumbuk-numbuk tangan ke udara di konsert Tahun Baru 2020 di Solo, Indonesia.
Masih terbayang suasana ketika peminat kumpulan itu, Efek Rumah Kaca (ERK) yang menyahut seruan kalimat seperti ‘Pasar Bisa Diciptakan’ berulang kali,...





