Semangkuk sup bertamu dalam mimpiku cumbu rayu o rindu kabus aromanya mula berdansa menggoda dalam remuk nada dalam kusut madah lalu kucicip jernihnya sup ah... kelat tersisip rawan menepis enak segala isinya terdiam meriah & tandatanya pun menimpa
Rawan itu mengheret mata hatiku menafsir di sebalik riak riangnya aroma bisiknya manja: perut-perut kini tidak lagi lapar namun masih berkeroncongan tekak-tekak...





