Letakkan pengayuhmu, tambatkan perahu, jemurkan jalamu yang dikoyak terumbu karang. Sampai kapan, anakku anakmu tak bisa memiliki selfon, komputer dan jauh sekali meluncur papan. Biarkan dunia tidak tahu, tapi mereka bisa berbicara dengan laut yang kau dan aku fikir begitu lama membisu. Anakmu anakku melihat aksara yang pecah bersama ombak seperti menolak maut ke gigi air. Dulu nyanyian yang lembut...





