Aku ingin menulis sejuta sajak tanpa memilih tempat dan waktu tidak juga menunggu ilham yang menyerah diri jemari tetap akan terus menari abjad yang rontok dari akal dan hati.
Terima kasih kerana membaca sajak sajakku, yang kadangkala menjadi embun, hujan, pohon, duri, bunga dan matahari.





