Kita melihat satu masa daun-daun akan berguguran menyelimuti bumi di kala itu, ranting-ranting seakan kesepian kemerduan gemersikannya lenyap sentuhannya bersama bayu, hilang tinggal wajah ranting kontang menghiasi alam.
Kita sentuh tika mata rimas hati terusik kehilangan merubah wajah dari rimbun tempat berteduh kini... terabai... kita tinggalkan.





