TUGAS seorang intelektual adalah untuk memikirkan tentang nasib bangsanya. Dalam merungkai masalah yang membelenggu masyarakat, seorang pemikir akan mencari akar sesuatu masalah dengan tuntas, dan kemudian mencari huraian yang terbaik baginya.
Dia tidak hanya berteriak slogan-slogan besar atau retorik, yang memantulkan kegemilangan sesuatu masyarakat, dahulu ataupun sekarang, sedangkan yang hanya disuarakan adalah pencapaian-pencapaian sederhana.





