SYDNEY: Perdana Menteri Australia, Encik Scott Morrison, telah menggunakan wadah media sosial China, WeChat, untuk mengkritik 'gambar palsu' berhubung seorang askar Australia yang dimuat naikkan ke Twitter oleh pemerintah China.
Tindakan itu dibuat setelah China tidak mempedulikan tuntutan maaf yang dikehendaki Australia.





