Hanyir politik di sana
dekat antara leher dan telinga
bikinku gementar memanjat doa
jangan di sini nanarnya mengena.

Siapa dapat menyanggah
bejat yang cepat meresap
kepada yang kematian budi
berbicara cuma warna mewah
tatkala rakus lupa duka.

Ikuti topik ini:
Log masuk untuk ikuti
Laporan berkaitan
DiamMay 10, 2025 | 5:06 PM
Di Sini Masjid Masih MekarMar 1, 2025 | 4:01 PM