TINGGAL KENANGAN DALAM LIPATAN SEJARAH: Pondok Tampilung sesak dengan penghuni ekoran penghijrahan ramai penduduk Pulau Bawean ke sini, terutama selepas Perang Dunia Kedua. - Foto HADI OSNI -
TAMPILKAN KEBIJAKSANAAN PENGHUNI PONDOK MANFAATKAN RUANG: Encik Hadi menunjukkan gambar lama Pondok Tampilung berlatarbelakangkan bangunan asal yang masih berdiri gah di Everton Road. - Foto-foto SAINI SALLEH -
TINGGAL KENANGAN DALAM LIPATAN SEJARAH: Pondok Tampilung sesak dengan penghuni ekoran penghijrahan ramai penduduk Pulau Bawean ke sini, terutama selepas Perang Dunia Kedua. - Foto HADI OSNI -
TAMPILKAN KEBIJAKSANAAN PENGHUNI PONDOK MANFAATKAN RUANG: Encik Hadi menunjukkan gambar lama Pondok Tampilung berlatarbelakangkan bangunan asal yang masih berdiri gah di Everton Road. - Foto-foto SAINI SALLEH -
TINGGAL KENANGAN DALAM LIPATAN SEJARAH: Pondok Tampilung sesak dengan penghuni ekoran penghijrahan ramai penduduk Pulau Bawean ke sini, terutama selepas Perang Dunia Kedua. - Foto HADI OSNI -
ENCIK Hadi Osni begitu berminat terhadap warisan dan pemuliharaan bangunan, khususnya Ponthuk atau pondok yang pernah menjadi tempat berteduh dan mengadu nasib golongan pendatang, termasuk orang tuanya dari Pulau Bawean.
Beliau lebih tertarik kepada bagaimana pendatang yang datang daripada pelbagai desa, memanfaatkan sepenuhnya ruang terbatas dalam bangunan pondok berupa rumah-rumah kedai bagi memenuhi keperluan hidup di rantau orang dan masyarakat sekitarnya.