Setiap melintasimu kini Angin waktu yang hilang menerpa lalu mengucupku Gelak-gundah mengintai di balik dinding Suam di dada akan hawa debunya

Masa bukan lagi teman Sedetik singgahnya lalu pergi Sedang aku terdampar kehausan Tawa tangis gurau silam

Ikuti topik ini:
Log masuk untuk ikuti