Tidak selalu aku melihat wajahnya - di tirai malam, berambutkan seekor serigala matanya melingas, merenung wajahku cemas tidak juga bulan, menemani setiap kembaranya namun tidak ada kesempatan untuk aku menyapa.

Oh...! Tubuh-tubuh yang berdiri kaku - di tembok malam, berbulukan seekor musang lidahnya memanjang, menjilat lukaku hilang tidak juga mentari, mengejar setiap bayangnya kau memandang cemburu ketika aku membisu.