Topik diikuti
Pergi ke BHku(i)
Kerusi roda kakak aku tolak. Setiap kali aku tolak, aku bukan tolak kejenuhan. Bukan juga kebosanan. Setiap kali aku menolak kerusi roda tua ini, aku merasakan aku menolak jauh-jauh ketidaksenangan masa lalu. Ketidaksenangan yang menjengkelkan hati. Hati yang pernah terlabuh kebencian yang amat sangat terhadap kakak nombor duaku, Fatanah.
Ikuti topik ini:
Log masuk untuk ikuti
