Bila Puisi Kehilangan Suara dan Semangat

Share on FacebookShare on TelegramShare on WhatsApp
Purchase this articleDapatkan artikel ini
untuk diterbitkan semula
Premium

Bila Puisi Kehilangan Suara dan Semangat

Nov 11, 2018 | 5:30 AM

Bila Puisi Kehilangan Suara dan Semangat

Share on FacebookShare on TelegramShare on WhatsApp
Purchase this articleDapatkan artikel ini
untuk diterbitkan semula
-

Seandainya keindahan itu bukan lagi untuk kita yang kehilangan bunga pekerti dan harumnya langka kerana pohon sejarah dan dedaun masa gugur entah ke mana yang masih berdiri adalah tubuh-tubuh bak lalang kekeringan kadang memercikkan lidah api dalam kemarau yang rawan lalu kita meracik puisi-puisi silam menjadi titis-titis hujan.

Ternyata masih ada kehidupan di padang pemisah yang gelisah

Share on FacebookShare on TelegramShare on WhatsAppPurchase this article
Man IconQuiz LogoUji pengetahuan anda dalam bahasa Melayu
  • undefined-menu-icon
  • undefined-menu-icon

Khidmat pelangganan

6388-3838

Meja Berita

Anda ada maklumat mengenai sesuatu berita menarik?
E-mel: bhnews@sph.com.sg